| Tersedianya: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
GEIWRE
GEIWRE Autoclavable Rigid Ureteroscope adalah perangkat medis presisi tinggi yang dirancang untuk diagnosis komprehensif dan pengobatan gangguan sistem saluran kemih. Sebagai produk utama dari produsen Hengjia yang berbasis di Tiongkok, endoskopi kaku ini menggabungkan teknologi optik canggih dengan bahan tahan lama untuk memberikan kinerja yang andal dalam pengaturan klinis.
Dirancang untuk akses langsung ke ureter, alat ini memberikan visualisasi struktur internal yang jelas, memungkinkan profesional kesehatan mengidentifikasi lesi secara akurat dan melakukan intervensi yang ditargetkan. Fitur yang menonjol adalah desainnya yang dapat diautoklaf , memungkinkan sterilisasi berulang melalui uap bersuhu tinggi—sehingga hemat biaya dan ramah lingkungan dibandingkan dengan alternatif sekali pakai. Dengan fokus pada presisi, kenyamanan pasien, dan daya tahan jangka panjang, ureteroskop ini merupakan alat penting untuk prosedur urologi.
Parameter |
Detail |
Merek |
GEIWRE |
Sudut Pandang |
12° |
Bahan |
kelas medis Baja tahan karat (tahan korosi) |
Diameter Saluran Kerja |
Dapat disesuaikan (kompatibel dengan serat laser, alat litotripsi, dll.) |
Panjang |
Dioptimalkan untuk akses ureter (biasanya 35–45cm) |
Metode Sterilisasi |
Autoklaf (121°C–134°C selama 15–30 menit) |
Dapat digunakan kembali |
Tahan ratusan siklus sterilisasi dengan perawatan yang tepat |
Kesesuaian |
Bekerja dengan sistem kamera endoskopi, pompa irigasi, dan unit bedah listrik |
Dilengkapi dengan komponen optik canggih dan sensor pencitraan resolusi tinggi, ureteroskop ini memberikan transmisi cahaya yang seragam dan visual bebas distorsi—menghilangkan efek mata ikan yang umum terjadi pada perangkat berkualitas rendah. Pencitraan yang jelas dan stabil memastikan dokter dapat menilai kondisi ureter secara akurat, mulai dari lesi kecil hingga morfologi batu, sehingga memberikan dasar yang kuat untuk diagnosis yang tepat.
Desain yang ramping dan meruncing memastikan kenyamanan pasien yang optimal: ujung distal yang sempit masuk dengan mulus ke dalam ureter, sedangkan bagian proksimal yang sedikit lebih tebal memberikan posisi yang aman di kandung kemih dan uretra. Konfigurasi ini meminimalkan trauma pada jaringan halus, mengurangi ketidaknyamanan prosedur, dan meningkatkan efisiensi pembedahan dengan memfasilitasi navigasi yang lancar melalui saluran sempit untuk mengakses segmen ureter yang dalam.
Keuntungan utamanya adalah kompatibilitasnya dengan berbagai macam aksesoris terapeutik. Melalui saluran kerja khusus, dokter dapat memasukkan serat laser , probe ultrasonik, litotripter balistik pneumatik, forceps batu, dan alat elektrokauter. Keserbagunaan ini mendukung berbagai prosedur dalam satu sesi, termasuk fragmentasi batu, reseksi jaringan, dan pengumpulan biopsi—menghilangkan kebutuhan akan pertukaran instrumen dan menyederhanakan alur kerja.
Pegangannya dirancang secara ergonomis agar pas di tangan dokter, dengan distribusi berat seimbang yang meminimalkan kelelahan selama prosedur berkepanjangan. Tombol fungsi yang ditempatkan secara intuitif memungkinkan penyesuaian cepat—seperti memperbesar, membekukan, dan mengambil gambar—menjaga kontrol penting di ujung jari dokter. Desain yang berfokus pada pengguna ini meningkatkan kemampuan manuver dan memastikan pengoperasian yang lancar dan fleksibel, bahkan dalam skenario klinis yang kompleks.
Ureteroskop terbuat dari baja tahan karat berkualitas tinggi dan dapat disterilkan pada suhu tinggi dan tekanan tinggi, menjaga integritas strukturalnya melalui desinfeksi berulang. Strukturnya yang kokoh menjamin stabilitas jangka panjang, mengurangi kebutuhan akan penggantian yang sering, dan menurunkan biaya operasional institusi medis.
Penerapan utamanya adalah penanganan batu ureter bagian tengah hingga bawah. Ureteroskop memungkinkan visualisasi langsung ukuran, bentuk, dan lokasi batu, sementara saluran kerjanya mengakomodasi instrumen litotripsi—seperti laser atau perangkat pneumatik—untuk memecah batu untuk selanjutnya dikeluarkan atau dikeluarkan secara alami.
Dokter dapat menggunakan perangkat ini untuk mengevaluasi lokasi dan tingkat keparahan striktur ureter. Pada kasus stenosis ringan, alat pelebaran dapat dimasukkan melalui saluran kerja untuk melebarkan ureter. Untuk penyempitan yang lebih parah, perangkat ini membantu merencanakan intervensi bedah dengan memberikan visualisasi yang jelas pada area yang terkena.
Ureteroskop memungkinkan visualisasi detail fitur tumor—seperti ukuran, bentuk, dan keberadaan pedikel. Hal ini juga memungkinkan pengambilan sampel biopsi terpandu untuk tumor tahap awal dan, dalam kasus yang sesuai, mendukung reseksi tumor lokal, sehingga meningkatkan akurasi diagnostik dan ketepatan pengobatan.
Bila terdapat benda asing (misalnya stent yang berpindah tempat, potongan jahitan) di dalam ureter, alat tersebut akan menemukan lokasi benda tersebut dan memungkinkan penyisipan alat pengambilan (misalnya tang batu) untuk mengeluarkannya dengan aman, sehingga meminimalkan kerusakan jaringan.
ini Ureteroskop kaku yang dapat diautoklaf menonjol karena perpaduan presisi, daya tahan, dan keserbagunaannya, menjadikannya pilihan yang dapat diandalkan untuk praktik urologi yang mencari peralatan berkinerja tinggi dan hemat biaya. Desainnya yang dapat digunakan kembali sejalan dengan tujuan keberlanjutan, sementara fitur-fitur canggihnya memastikan hasil yang optimal bagi pasien.

Badan endoskopi : termasuk sistem lensa objektif, sistem transmisi optik/transfer gambar, serat cahaya, dll., digunakan untuk memperoleh dan mengirimkan gambar sehingga dokter dapat mengamati bagian dalam ureter.
: Saluran kerja digunakan untuk memasukkan berbagai instrumen terapeutik, seperti instrumen lithotriptik, forceps litotomi, forceps biopsi, dll. , untuk melakukan operasi terapeutik yang sesuai.
Tuas pengoperasian: menghubungkan bodi utama dan pegangan, dan digunakan untuk mengontrol pergerakan dan pengoperasian bodi cermin. Dokter dapat mengatur Sudut dan arah badan cermin melalui tuas operasi, sehingga dokter dapat mengamati dan mengobati bagian yang sakit dengan lebih baik.
Pegangan: Merupakan bagian yang dipegang dan dioperasikan oleh dokter. Biasanya dilengkapi dengan berbagai tombol fungsi untuk memudahkan dokter melakukan berbagai operasi selama operasi.
1. Apa yang dimaksud dengan ureteroskop kaku yang dapat diautoklaf?
Ureteroskop kaku yang dapat diautoklaf adalah instrumen medis presisi tinggi yang digunakan untuk mendiagnosis dan mengobati kondisi saluran kemih. Ini dirancang untuk tahan terhadap sterilisasi suhu tinggi dalam autoklaf, sehingga dapat digunakan kembali dan hemat biaya.
2. Apakah ureteroskop ini dapat digunakan kembali?
Ya, ureteroskop kaku ini terbuat dari bahan tahan lama (seperti baja tahan karat kelas medis) dan dapat disterilkan beberapa kali, sehingga dapat digunakan berulang kali dalam pengaturan klinis.
3. Bagaimana cara mensterilkan ureteroskop?
Perangkat ini kompatibel dengan sterilisasi autoklaf (sterilisasi uap pada suhu 121°C–134°C selama 15–30 menit). Ikuti pedoman pabrikan untuk parameter sterilisasi yang optimal.
4. Bisakah didesinfeksi dengan bahan sterilisasi kimia?
Meskipun autoklaf adalah metode yang lebih disukai, beberapa bahan sterilisasi kimia (misalnya etilen oksida atau hidrogen peroksidaplasma) dapat digunakan jika autoklaf tidak tersedia. Selalu periksa rekomendasi pabrik sebelum menggunakan metode sterilisasi alternatif.
5. Berapa banyak siklus sterilisasi yang dapat dilakukan?
Ureteroskop dirancang untuk penggunaan jangka panjang, biasanya bertahan hingga ratusan siklus sterilisasi jika ditangani dengan benar. Dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap keausan dan kerusakan.
6. Bagaimana cara menyimpan ureteroskop setelah sterilisasi?
Simpan di lingkungan yang bersih, kering, dan bebas debu, sebaiknya dalam kantong atau wadah steril untuk menjaga sterilitas hingga penggunaan berikutnya.
7. Apa keuntungan utama dari ureteroskop kaku yang dapat diautoklaf?
Hemat biaya (dapat digunakan kembali, mengurangi biaya jangka panjang)
Ramah lingkungan (meminimalkan limbah medis dibandingkan dengan alternatif sekali pakai)
Daya tahan tinggi (tahan sterilisasi berulang kali)
Sterilitas yang andal (autoklaf memastikan eliminasi patogen secara menyeluruh)
8. Bagaimana cara memeriksa kerusakan atau keausan?
Sebelum digunakan, periksa:
Kejernihan optik (pastikan tidak ada goresan atau kabut)
Integritas struktural (periksa apakah ada yang bengkok, retak, atau komponen yang kendor)
Pergerakan kontrol (memastikan kelancaran pengoperasian mekanisme defleksi, jika ada)
9. Apakah ureteroskop dapat diperbaiki jika rusak?
Ya, banyak produsen menawarkan layanan perbaikan dan perbaikan untuk ureteroskop kaku. Hubungi pemasok untuk opsi servis.
10. Dimana saya dapat membeli suku cadang pengganti?
Suku cadang pengganti (misalnya kabel lampu, segel, atau lensa) biasanya tersedia melalui produsen asli atau distributor resmi.
11. Apakah diperlukan pelatihan untuk menggunakan ureteroskop ini?
Ya, pelatihan yang tepat dalam penanganan, sterilisasi, dan pengoperasian sangat penting untuk memastikan keselamatan pasien dan memperpanjang masa pakai perangkat.
12. Berapa masa garansi umumnya?
Ketentuan garansi bervariasi menurut produsen tetapi umumnya mencakup 1–2 tahun untuk cacat bahan atau pengerjaan (tidak termasuk kerusakan akibat penggunaan yang tidak tepat).